Aprosodia Sensoris
sensory aprosodia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk memahami infleksi emosional dalam bahasa, seperti ritme, nada, dan melodi bicara orang lain.
Aprosodia sensoris terjadi ketika seseorang gagal menangkap aspek non-verbal dari ucapan, yang dikenal sebagai prosodi. Misalnya, mereka mungkin tidak bisa membedakan antara pernyataan sarkastik dan pernyataan serius hanya dari nada suaranya.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kerusakan pada hemisfer kanan otak, yang secara tradisional dianggap lebih dominan dalam memproses emosi dan konteks global dibandingkan hemisfer kiri yang dominan bahasa. Ini sering menyebabkan isolasi sosial karena penderita salah menafsirkan niat emosional orang lain.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Ross, E. D. (1981). The aprosodias. Archives of Neurology.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.